Selasa, 27 Januari 2015

Lanjut Makan Mandai/Manday Gara-gara Masih Banyak di Toples

Assalamualaikum wr. wb.
Hi Bro.

Berhubung blognya masih belum ada yang berkunjung apalagi kasih komentar, jadinya ya yang penting nulis dan berbagi pengalaman sehari-hari aja. Sekarang lanjut tentang Mandai.
Beberapa hari ini lauk utama ya mandai itu, alasan pertama karena memang suka banget dengan rasanya dicampur nasi anget, alasan kedua ya karena masih ada di toples (kalo udah ga ada di toples, berarti habis, berarti ga bisa masak mandai lagi, tunggu musim cempedak selanjutnya).

O ya ini foto cempedak dari wikipedia, ketinggalan lupa di cantumin di artikel sebelumnya.
Nah ini lauk mandai yang sudah dimasak, pokoknya mandai sehari-sehari......nikmaaaat.........tapi bikin buncit gara-gara nambah terus nasinya.......  :-D
Satu hal penting yang harus diperhatikan bagi Sobat yang mau makan mandai, yaitu lauk mandai ini tidak disarankan bagi masyarakat yang mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes melitus (kencing manis), dan hiperkolesterol. Alasannya ya karena mandai ini kan di awetkan dengan larutan garam, nah kita tahu semua kalau konsumsi tinggi garam (natrium) dapat menyebabkan/memperparah hipertensi. Trus mandai ini diolah dengan cara dioseng/digoreng, jelas banget tuh minyak goreng mengandung kolesterol, Terakhir, biasanya kalau makan mandai itu selalu nambah porsi nasi putihnya, banyak nasi berarti banyak karbohidrat yang kalau dipecah di percernaan jadinya gula. So, ini penting diperhatikan. Tapi kalau cuma nyicip sesendok aja ya boleh lah......... :-D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar